Berikut ini adalah beberapa hal penting yang harus kita perhatikan dalam membuat film pendek. Dengan mengikuti langkah-langkah yang akan diuraikan ini, maka kita dapat mengurangi beberapa hal yang tidak seharusnya kita lakukan. Meskipun begitu, ini merupakan saran-saran saja, dan dapat dikembangkan berdasarkan keahlian dan pengalaman. Take a look..
1. Apakah film Anda layak ditonton
Sebelum semuanya dimulai, maka selayaknya kita bertanya: apakah semua orang pasti menonton film yang akan kita buat ?. Jawabnya, No!. Artinya tidak semua orang ‘pasti’ akan menonton film kita. Sebelum menulis skenarionya, mari tanyakan kepada diri sendiri terlebih dahulu; mengapa orang harus menonton film yang akan kita buat.
2. Jangan mulai produksi tanpa adanya budget
Film, meskipun sederhana sangat membutuhkan biaya!. Besar biaya memang tidak terbatas, bisa besar bisa kecil. Dengan membuat prakiraan biaya (budget), maka kita akan lebih tahu apa yang harus kita lakukan dengan uang yang dimiliki. Produksi tanpa budget menyebabkan rencana-rencana tidak bisa diprediksi. Apalagi jika uang yang tersedia tidak mencukupi, bisa-bisa film yang sedang dikerjakan tidak selesai-selesai.
3. Minta persetujuan pihak-pihak yang terlibat
Sebelum shooting dilakukan, ada baiknya meminta persetujuan tertulis dari pihak-pihak yang terlibat didalam film, seperti aktor/aktris, music director, artwork, sponsor, atau siapa saja yang ingin berkontribusi. Bereskan dulu semua ini!. Karena kalau memintanya saat shooting dimulai, maka ‘kemangkiran-kemangkiran’ dari pihak-pihak tersebut akan terasa sulit dimintakan pertanggung jawabannya. Maka, do it Now!.
4. Buatlah film pendek yang memang pendek!
Penulis naskah dan/atau sutradara harus bisa memenuhi standar yang menyatakan bahwa sebuah film adalah film pendek. Bertele-tele dalam penyajiannya akan membuat penonton bosan. Jika itu film pendek..maka harus pendek. Meskipun sulit, tapi memang harus begitu. Standar film pendek adalah maksimal berdurasi 30 menit!.
5. Jika memakai aktor yang tidak professional, maka lakukan castingTidak lepas kemungkinan film pendek dibintangi oleh aktor/aktris yang tidak professional (amatir). Ini sih wajar-wajar saja. Apalagi mereka (mungkin) tidak dibayar. Tapi untuk memilih karakter-karakter pemain yang sesuai, wajib melakukan pemilihan peran (casting). Jangan memilih orang sembarangan apalagi casting baru akan lakukan beberapa saat menjelang shooting. Berbahaya!.
6. Tata suara sebaik-baiknya
Tata suara yang buruk pada kebanyakan film pendek (meskipun memiliki konsep cerita menarik) menyebabkan tidak nyaman ditonton. Gunakan perangkat pendukung tata suara seperti boom mike untuk mendapatkan hasil yang baik. Kalau gak punya, iya beli lah atau minimal pinjam aja…
7. Yakin OK saat shooting, jangan mengandalkan post-production
Saat ini semua film kebanyakan dikerjakan dengan kamera digital. Maka tidak sulit untuk memeriksa apakah semua hasil shooting sudah memenuhi sarat atau belum dengan melakukan playback. Periksa semua! frame dialog, tata suara, pencahayaan atau apa saja. Apakah sudah sesuai dengan kualitas yang diinginkan ?. Sangat penting; periksa setelah shooting, bukan pada saat pasca produksi.
8. Hindari pemakaian zoom saat shooting
Kameraman yang baik adalah yang bisa mengurangi zooming. Kecuali bisa dilakukan dengan sebaik mungkin. Mendapatkan gambar lebih dekat ke objek sangat baik menggunakan dolly, camera glider, atau lakukan cut and shoot!.
9. Hindari pemakaian efek yang tidak perlu
Sebuah film pendek banyak mengandalkan efek-efek seperti; memulai film dengan alarm hitungan mundur (ringing alarm clock), transisi yang berlebihan seperti dissolves/wipe, dan credit titles yang panjang. Pikirkan dengan baik, apakah hal-hal ini perlu ditampilkan atau tidak. Pilihan yang sangat bijak jika semua itu tidak terlalu berlebihan.
10. Hindari shooting malam di luar ruang
Suasana gelap adalah musuh utama kamera (camcorder). Pengambilan gambar diluar ruang pada malam hari sangat membutuhkan cahaya. Apabila tidak menggunakan lighting yang cukup maka hasilnya akan jelek sekali. Meskipun dapat melakukan color correction pada saat editing, tapi sudah pasti dapat menyebabkan noise dan kualitas gambar menjadi drop. Paling baik adalah merubah skenario menjadi suasana siang hari. Tidak akan mengganggu cerita toh?.
Kamis, 07 Oktober 2010
Sabtu, 03 Juli 2010
Perbedaan Antara PHP dan JavaScript
Diposting oleh
Unknown
di
10.58
Sekarang ini admin lagi mempelajari PHP dan JavaScript, mmmmphh cukup sulit siihhh .. hhehe , apalagi kalau penyakit malasnya kambuh , nah moga kalian gga kaya admin ya .. hhaha abisnya admin begitu malas .. huahua .. Tapi doain aja semoga penyakit malasnya admin mati .. hhihi . Yuu kita mulai belajarnya ^_^ ..
PHP dan JavaScript adalah dua bahasa scripting yang umum digunakan dalam pengembangan web. Perbedaan besar antara keduanya adalah di mana mereka yang paling sering digunakan. JavaScript adalah bahasa utama untuk eksekusi oleh sisi klien, yaitu browser. PHP, sebuah singkatan rekursif dari PHP: Hypertext Processor, biasanya diterapkan pada sisi server. Dengan demikian, itu terisolasi dari varians dalam browser dan desktop yang memiliki cacat JavaScript.
Server-side script untuk halaman web juga dikodekan dalam bahasa seperti Perl atau C, tetapi PHP telah mendapatkan popularitas dalam peran. PHP Satu keuntungan menikmati lebih dari alternatif adalah bahwa ia diciptakan untuk script halaman web, dan tentunya memiliki fitur untuk melakukan banyak fungsi khas termasuk web design. plus lain adalah bahwa PHP dirancang untuk hidup berdampingan dengan HTML; akronim aslinya berarti Personal Home Pages. Ketika digunakan untuk teks output, PHP tertanam dalam kode HTML, sedangkan dalam kasus Perl, situasi sebaliknya biasanya ada - HTML yang akan dihasilkan oleh kode Perl. Efek bersih adalah bahwa PHP dan solusi HTML lebih bersih dan lebih mudah dibaca.
PHP tidak baik dalam hal kinerja waktu pelaksanaan. pengembang PHP telah membuat prioritas optimasi. Seperti perbaikan database, keuntungan kinerja dilakukan pada script sisi server sangat meningkatkan efisiensi dari sebuah situs web. Tidak seperti bahasa yang mengkompilasi kode di muka dan tetap executable biner untuk permintaan pengolahan, skrip PHP mengkompilasi ketika mereka digunakan. Untuk menghemat biaya karena harus mengkompilasi kode yang sama untuk setiap permintaan, kode cache yang digunakan untuk mengurangi kompilasi diperlukan.
PHP dan JavaScript adalah dua bahasa scripting yang umum digunakan dalam pengembangan web. Perbedaan besar antara keduanya adalah di mana mereka yang paling sering digunakan. JavaScript adalah bahasa utama untuk eksekusi oleh sisi klien, yaitu browser. PHP, sebuah singkatan rekursif dari PHP: Hypertext Processor, biasanya diterapkan pada sisi server. Dengan demikian, itu terisolasi dari varians dalam browser dan desktop yang memiliki cacat JavaScript.
Server-side script untuk halaman web juga dikodekan dalam bahasa seperti Perl atau C, tetapi PHP telah mendapatkan popularitas dalam peran. PHP Satu keuntungan menikmati lebih dari alternatif adalah bahwa ia diciptakan untuk script halaman web, dan tentunya memiliki fitur untuk melakukan banyak fungsi khas termasuk web design. plus lain adalah bahwa PHP dirancang untuk hidup berdampingan dengan HTML; akronim aslinya berarti Personal Home Pages. Ketika digunakan untuk teks output, PHP tertanam dalam kode HTML, sedangkan dalam kasus Perl, situasi sebaliknya biasanya ada - HTML yang akan dihasilkan oleh kode Perl. Efek bersih adalah bahwa PHP dan solusi HTML lebih bersih dan lebih mudah dibaca.
PHP tidak baik dalam hal kinerja waktu pelaksanaan. pengembang PHP telah membuat prioritas optimasi. Seperti perbaikan database, keuntungan kinerja dilakukan pada script sisi server sangat meningkatkan efisiensi dari sebuah situs web. Tidak seperti bahasa yang mengkompilasi kode di muka dan tetap executable biner untuk permintaan pengolahan, skrip PHP mengkompilasi ketika mereka digunakan. Untuk menghemat biaya karena harus mengkompilasi kode yang sama untuk setiap permintaan, kode cache yang digunakan untuk mengurangi kompilasi diperlukan.
Sabtu, 26 Juni 2010
Tips Merawat Kamera Digital
Diposting oleh
Unknown
di
00.05
Banyak penghobi yang belum mengetahui bagaimana cara merawat kamera dengan benar agar terhindar dari kerusakan, inilah tips merawat kamera Anda agar terhindar dari kerusakan.
Hindari Kapur Barus
Jangan sekali-kali menyimpan kamera di dalam lemari pakaian atau lemari apapun yang telah diisi kapur barus atau kamper pengharum pakaian. Kapur barus termasuk benda perusak terhadap kamera yang dapat menyekat-nyekat kamera dan bagian lainya yang terbuat dari bahan karet. Pada kamera elektronik kapur barus bisa merapuhkan PCB (Printed Circuit Board) yaitu tempat chip-chip kamera berada dan beberapa element chip itu sendiri. Bahkan uap kapur barus dapat juga menodai lensa.
Atau bisa juga Anda membuat lemari khusus yang diatur kelembabannya, yaitu berupa lemari kayu yang berisi lampu pijar yang terus menyala dengan daya yang tidak terlalu besar. Posisi lampu jangan dekat dengan kamera, bila terlalu dekat, panas yang berlebihan dapat merusak kamera. Lampu pijar yang ideal adalah 5 watt, dengan jangkauan 40 cm di atas (sebaiknya jangan di bawah) kamera atau perlengkapan lainnya.
Sebelum menyimpannya bukalah dahulu pembungkus kamera atau tudung yang membungkusnya guna menghindari lembabnya lensa yang dibersihkan dari debu-debu yang mungkin menyelip di sana sini. Untuk penyimpanan cukup lama copotlah atau lepaskan semua baterai di dalam kamera.
Hindari dari Sengatan Matahari
Bila Anda bepergian ke mana saja dengan membawa kamera perlakukanlah kamera itu seperti barang "kesayangan". Jangan sampai terjemur atau terkena sengatan sinar matahari yang berlebihan. Sebab panas yang tinggi dapat merusak bagian-bagian kamera yang terbuat dari plastik dan karet serta dapat merusak elemen-elemen elektroniknya.
Hindari dari goncangan.
Bila Anda membawanya jangan lupa menaruhnya di dalam tas khusus kamera guna guna menghindari guncangan di kendaraan umum maupun pribadi. Kamera yang berada dalam tas khusus akan terhindar dari benturan-benturan antara peralatan.
Ada baiknya tas kamera selalu di pegang jika terjadi guncangan yang berlebihan dan jangan taruh di sembarang tempat, contohnya bagasi mobil. Usahakan ditaruh di tempat aman misalnya jok mobil. Bila menggunakan motor kamera dapat diselempangkan di badan, jangan sekali-kali di taruh di laci khususnya Vespa.
Bersihkan Kamera dan Lensa
Ada baiknya kamera dibersihkan seminggu sekali dan dibersihkan sendiri. Untuk bagian luar boisa menggunakan lap kering yang bersih dan tidak kasar. Untuk bagian dalam haruslah hati-hati. Pergunakan blower atau peniup yang banyak dijual di toko kamera. Sebagai pasangan blower bisa juga kuar berukuran 1/2 inci yang belum pernah dipakai kepada benda atau untuk keperluan lainya.
Untuk membersikan lensa yang terkena noda, misalnya terkena jari yang berminyak atau air dari keringan pemakai dan kulit muka jangan menggunakan dengan jari atau tangan, pakailah tissue khusus untuk kamera yang telah banyak di jual di toko.
Untuk menghindari goresan sebaiknya lensa mempunyai filter ulir yang terpasang permanen di bagian depannya. Filter yang umum menjadi pelindung adalah filter UV (Ultra Violet) atau filter skylight. Sedangkan untuk menghindari goresan di bagian belakang lensa, usahakan selalu memasang body cup penutup saat lensa dilepas dari badan kamera.
Servis di Tempat Khusus
Dalam jangka panjang, setahun atau dua tahun sekali, ada baiknya kamera di servis ke tempat khusus "servis besar" ini meliputi pembersihan bagian dalam seperti pembersihan lensa dari jamur yang menempel atau juga penyesuaian setelan-setelan utama kamera seperti penyesuaian kecapatan rana. Jangalah menservis kamera jika merek Anda berkualitas di tempat servis yang meragukan. Bila servis di tempat yang bukan khusus mereka kamera Anda, maka mutunya kurang baik, bisa jadi kamera bertambah parah atau rusak dalam waktu dekat. Tapi bila diservis di tempat khusus akan menjamin mutu dan kualitas, misalnya mereka Nikon, servislah di dealer resmi Nikon, jangan di tempat lain.
Jangan terlampau sering mencuci lensa atau membersihkan bagian dalamnya bila berjamur. Kaca lensa begitu peka. Makin sering dibersihkan dapat mengakibatkan mutu gambar akan menurun. Untuk menjaga dan merawatnya janganlah simpan di lemari pakaian. karena dapat mengundang jamur yang menempel di lensa bagian dalam.
Jangan Terkena Air Laut
Berekreasi ke pantai bersama keluarga maupun teman-teman, hati-hatilah dengan kamera yang dibawa. Air laut sangat jahat terhadap kamera. Percikan air laut yang halus seringkali tidak tampak dan dapat menjadi sumber karat yang sangat potensial. Misalnya susai rekreasi di pantai pembersihan kamera wajib dilakukan sesegera mungkin. Biasanya hal ini seringkali terlupakan oleh kita. Pembersihan harus ekstra hati-hati. Uap air laut seringkali meninggalkan butir-butir garam yang menyebabkan karat pada kamera.
Jangan lupa membersihkannya bila memakai di daerah yang berdekatan dengan pantai atau air laut. Bila kamera Anda terjebur ke air laut atau kecipratan yang cukup banyak, untuk mengantisipasinya, jangan tunda, langusng rendam kamera Anda ke dalam air tawar, kemudian bilaslah berkali-kali untuk menghilangkan noda-noda air laut. Setelah dibilas sampai tuntas, simpanlah dan segera bawa ke ahli untuk membersihkannya.
Bila pembilasan air ini tidak dilakukan sesegera mungkin, kamera yang tercebur ke dalam air laut tidak bisa diselamatkan. Proses pengrusakan oleh air laut berlangsung sangat cepat dan dalam hitungan menit setelah kamera tercebur.
Semoga dengan tips ini, Anda sebagai penggemar fotografi dapat merawat kamera atau minimal menyimpan kamera dengan baik, agar benda ini dapat bertahan lebih lama.
Hindari Kapur Barus
Jangan sekali-kali menyimpan kamera di dalam lemari pakaian atau lemari apapun yang telah diisi kapur barus atau kamper pengharum pakaian. Kapur barus termasuk benda perusak terhadap kamera yang dapat menyekat-nyekat kamera dan bagian lainya yang terbuat dari bahan karet. Pada kamera elektronik kapur barus bisa merapuhkan PCB (Printed Circuit Board) yaitu tempat chip-chip kamera berada dan beberapa element chip itu sendiri. Bahkan uap kapur barus dapat juga menodai lensa.
Atau bisa juga Anda membuat lemari khusus yang diatur kelembabannya, yaitu berupa lemari kayu yang berisi lampu pijar yang terus menyala dengan daya yang tidak terlalu besar. Posisi lampu jangan dekat dengan kamera, bila terlalu dekat, panas yang berlebihan dapat merusak kamera. Lampu pijar yang ideal adalah 5 watt, dengan jangkauan 40 cm di atas (sebaiknya jangan di bawah) kamera atau perlengkapan lainnya.
Sebelum menyimpannya bukalah dahulu pembungkus kamera atau tudung yang membungkusnya guna menghindari lembabnya lensa yang dibersihkan dari debu-debu yang mungkin menyelip di sana sini. Untuk penyimpanan cukup lama copotlah atau lepaskan semua baterai di dalam kamera.
Hindari dari Sengatan Matahari
Bila Anda bepergian ke mana saja dengan membawa kamera perlakukanlah kamera itu seperti barang "kesayangan". Jangan sampai terjemur atau terkena sengatan sinar matahari yang berlebihan. Sebab panas yang tinggi dapat merusak bagian-bagian kamera yang terbuat dari plastik dan karet serta dapat merusak elemen-elemen elektroniknya.
Hindari dari goncangan.
Bila Anda membawanya jangan lupa menaruhnya di dalam tas khusus kamera guna guna menghindari guncangan di kendaraan umum maupun pribadi. Kamera yang berada dalam tas khusus akan terhindar dari benturan-benturan antara peralatan.
Ada baiknya tas kamera selalu di pegang jika terjadi guncangan yang berlebihan dan jangan taruh di sembarang tempat, contohnya bagasi mobil. Usahakan ditaruh di tempat aman misalnya jok mobil. Bila menggunakan motor kamera dapat diselempangkan di badan, jangan sekali-kali di taruh di laci khususnya Vespa.
Bersihkan Kamera dan Lensa
Ada baiknya kamera dibersihkan seminggu sekali dan dibersihkan sendiri. Untuk bagian luar boisa menggunakan lap kering yang bersih dan tidak kasar. Untuk bagian dalam haruslah hati-hati. Pergunakan blower atau peniup yang banyak dijual di toko kamera. Sebagai pasangan blower bisa juga kuar berukuran 1/2 inci yang belum pernah dipakai kepada benda atau untuk keperluan lainya.
Untuk membersikan lensa yang terkena noda, misalnya terkena jari yang berminyak atau air dari keringan pemakai dan kulit muka jangan menggunakan dengan jari atau tangan, pakailah tissue khusus untuk kamera yang telah banyak di jual di toko.
Untuk menghindari goresan sebaiknya lensa mempunyai filter ulir yang terpasang permanen di bagian depannya. Filter yang umum menjadi pelindung adalah filter UV (Ultra Violet) atau filter skylight. Sedangkan untuk menghindari goresan di bagian belakang lensa, usahakan selalu memasang body cup penutup saat lensa dilepas dari badan kamera.
Servis di Tempat Khusus
Dalam jangka panjang, setahun atau dua tahun sekali, ada baiknya kamera di servis ke tempat khusus "servis besar" ini meliputi pembersihan bagian dalam seperti pembersihan lensa dari jamur yang menempel atau juga penyesuaian setelan-setelan utama kamera seperti penyesuaian kecapatan rana. Jangalah menservis kamera jika merek Anda berkualitas di tempat servis yang meragukan. Bila servis di tempat yang bukan khusus mereka kamera Anda, maka mutunya kurang baik, bisa jadi kamera bertambah parah atau rusak dalam waktu dekat. Tapi bila diservis di tempat khusus akan menjamin mutu dan kualitas, misalnya mereka Nikon, servislah di dealer resmi Nikon, jangan di tempat lain.
Jangan terlampau sering mencuci lensa atau membersihkan bagian dalamnya bila berjamur. Kaca lensa begitu peka. Makin sering dibersihkan dapat mengakibatkan mutu gambar akan menurun. Untuk menjaga dan merawatnya janganlah simpan di lemari pakaian. karena dapat mengundang jamur yang menempel di lensa bagian dalam.
Jangan Terkena Air Laut
Berekreasi ke pantai bersama keluarga maupun teman-teman, hati-hatilah dengan kamera yang dibawa. Air laut sangat jahat terhadap kamera. Percikan air laut yang halus seringkali tidak tampak dan dapat menjadi sumber karat yang sangat potensial. Misalnya susai rekreasi di pantai pembersihan kamera wajib dilakukan sesegera mungkin. Biasanya hal ini seringkali terlupakan oleh kita. Pembersihan harus ekstra hati-hati. Uap air laut seringkali meninggalkan butir-butir garam yang menyebabkan karat pada kamera.
Jangan lupa membersihkannya bila memakai di daerah yang berdekatan dengan pantai atau air laut. Bila kamera Anda terjebur ke air laut atau kecipratan yang cukup banyak, untuk mengantisipasinya, jangan tunda, langusng rendam kamera Anda ke dalam air tawar, kemudian bilaslah berkali-kali untuk menghilangkan noda-noda air laut. Setelah dibilas sampai tuntas, simpanlah dan segera bawa ke ahli untuk membersihkannya.
Bila pembilasan air ini tidak dilakukan sesegera mungkin, kamera yang tercebur ke dalam air laut tidak bisa diselamatkan. Proses pengrusakan oleh air laut berlangsung sangat cepat dan dalam hitungan menit setelah kamera tercebur.
Semoga dengan tips ini, Anda sebagai penggemar fotografi dapat merawat kamera atau minimal menyimpan kamera dengan baik, agar benda ini dapat bertahan lebih lama.
Jumat, 25 Juni 2010
Arti di balik Warna sebuah Desain BLOG atau WEB
Diposting oleh
Unknown
di
21.35
Psikologi Warna
Ahli fisiologi dan psikologi menjelaskan ada empat warna primer : merah, hijau, kuning dan biru. Walaupun tidak diketahui secara pasti mengapa orang-orang menyukai warna dan kombinasi warna tertentu. Tetapi yang jelas, setiap warna mempunyai karektor atau sifat ayng berbeza-beza. Bahkan sejak dahulu warna diketahui mempunyai pengaruh terhadap manusia, namun baru belakangan ini penggunaannya telah dimanfaatkan secara meluas dalam dunia otomotif, busana, permainan dan sebagainya.
MERAH
Merah:
Warna ini melambangkan keadaan psikologi yang mengurangkan tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan keberahian.
1.Merah Terang :
Warna ini melambangkan kekuatan kemahuan atau cita-cita. Sifatnya : Agresif, Aktif, Eksentrik. Pengaruhnya : Berkemahuan keras, penuh gairah, dominasi, jantan.
2.Merah Jambu :
Warna ini melambangkan romantisme, feminim. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan jenaka.
BIRU
Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme.
1.Biru Tua :
Warna ini melambangkan perasaan yang mendalam. Sifatnya : Konsentrasi, kooperatif, cerdas, perasa, integratif. Pengaruhnya : Tenang, Bijaksana, Tidak Mudah Tersinggung, Ramai kawan.
2.Biru Muda :
Warna ini melambangkan keanjalan dari cita-cita. Sifatnya : Bertahan, Protektif, Tidak Berubah fikiran. Pengaruhnya : Keras Kepala, Teguh, Sering Bangga Diri, Berpendirian tetap.
KUNING
Warna ini melambangkan kegembiraan. Warna ini mempunyai sifat : Leluasa dan santai, senang menunda-nunda masalah. Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita setinggi langit dan semangatnya juga tinggi.
1.Kuning Terang :
Warna ini melambangkan sifat spontan yang eksentrik. Sifatnya : Toleran, Investigatif, Menonjol. Pengaruhnya : Berubah-ubah sikap, berpengharapan, dermawan, tidak percaya.
HIIJAU
Warna ini melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat : meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari yang lain. Orang yang menyukai warna ini umumnya senang dipuji, senang menasihati orang lain.
ABU-ABU & HITAM
1.ABU-ABU :
Warna ini tidak menunjukkan erti yang jelas. Tidak terang dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologi. Warna ini cenderung neutral.
2.HITAM :
Warna ini melambangkan kehidupan yang terhenti dan kerananya memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerosakkan dan kepunahan.
COKLAT & UNGU
1.COKLAT :
Warna ini seringkali menunjukan ciri-ciri : suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagian masa depan.
2.UNGU :
Warna ini adalah campuran warna merah dan biru yang melambangkan sifat Gempuran Keras yang dilambangkan oleh warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus pengertian yang mendalam dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.
MERAH
Merah:
Warna ini melambangkan keadaan psikologi yang mengurangkan tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan keberahian.
1.Merah Terang :
Warna ini melambangkan kekuatan kemahuan atau cita-cita. Sifatnya : Agresif, Aktif, Eksentrik. Pengaruhnya : Berkemahuan keras, penuh gairah, dominasi, jantan.
2.Merah Jambu :
Warna ini melambangkan romantisme, feminim. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan jenaka.
BIRU
Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme.
1.Biru Tua :
Warna ini melambangkan perasaan yang mendalam. Sifatnya : Konsentrasi, kooperatif, cerdas, perasa, integratif. Pengaruhnya : Tenang, Bijaksana, Tidak Mudah Tersinggung, Ramai kawan.
2.Biru Muda :
Warna ini melambangkan keanjalan dari cita-cita. Sifatnya : Bertahan, Protektif, Tidak Berubah fikiran. Pengaruhnya : Keras Kepala, Teguh, Sering Bangga Diri, Berpendirian tetap.
KUNING
Warna ini melambangkan kegembiraan. Warna ini mempunyai sifat : Leluasa dan santai, senang menunda-nunda masalah. Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita setinggi langit dan semangatnya juga tinggi.
1.Kuning Terang :
Warna ini melambangkan sifat spontan yang eksentrik. Sifatnya : Toleran, Investigatif, Menonjol. Pengaruhnya : Berubah-ubah sikap, berpengharapan, dermawan, tidak percaya.
HIIJAU
Warna ini melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat : meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari yang lain. Orang yang menyukai warna ini umumnya senang dipuji, senang menasihati orang lain.
ABU-ABU & HITAM
1.ABU-ABU :
Warna ini tidak menunjukkan erti yang jelas. Tidak terang dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologi. Warna ini cenderung neutral.
2.HITAM :
Warna ini melambangkan kehidupan yang terhenti dan kerananya memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerosakkan dan kepunahan.
COKLAT & UNGU
1.COKLAT :
Warna ini seringkali menunjukan ciri-ciri : suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagian masa depan.
2.UNGU :
Warna ini adalah campuran warna merah dan biru yang melambangkan sifat Gempuran Keras yang dilambangkan oleh warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus pengertian yang mendalam dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.
Langganan:
Komentar (Atom)